4 Cara untuk tidak Meremehkan Potensi Diri

 

Ilustrasi seseorang membantu sesama untuk tidak meremehkan potensi diri

Betapa mudahnya diri kita meremehkan potensi diri dengan menilai, jika kita merupakan manusia yang tidak punya kelebihan apa-apa. Hanya karena kita tidak memiliki pengetahuan seperti orang lain, tidak memiliki uang seperti yang lain, tidak mempunyai kesempatan seperti yang lain. 


Serta tidak memiliki fisik yang sempurna seperti yang lain. Tahukah anda, alasan-alasan tersebut merupakan sebuah keadaan yang harus segera dirubah dengan sudut pandang yang lebih baik, karena meremehkan potensi diri sangat tidalk baik.


Kalau kita cermati pernyataan diatas merupakan sebuah sudut pandang kita yang sangat tidak percaya diri. Hal itu merupakan bukti kalau kita sedang mempecundangi diri sendiri dengan cara meremehkan potensi diri.


Kita kalah sebelum berperang, ketika sudah seperti ini, silahkan anda tebak seperti apa masa depan anda? jika terus meremehkan potensi diri bagaimana keluarga anda? akankah mereka bangga pada diri anda yang tak lain merupakan debu yang tertiup angin kesana-kemari, tentu tidak.


 Mari lihat di sekeliling kita, bukankah begitu banyak orang yang tidak seberuntung kita, namun tidak pernah meremehkan potensi dirinya dan tidak menyerah dan selalu menyalakan api percaya diri yang ada padanya hingga mereka mampu meraih kesuksesan yang sangat luar biasa. 


Jika mereka bisa menjadi orang yang luar biasa, kenapa anda puas dengan kondisi yang biasa-biasa saja. Saatnya bangkit fokus pada potensi anda jangan malah meremehkan potensi diri. Jika anda menganggap remeh potensi diri anda maka masa depan andapun akan remeh.


Setiap orang memliki potensinya masing-masing, hanya saja ada yang mengelolanya hingga mampu meraih kesuksesan ada pula yang membiarkan dan pasrah pada kondisi yang biasa-biasa saja. 


Meski semua orang mendambakan kesuksesan namun tidak semua orang berani meraih sukses itu, diantara penyebabnya karena tidak adanya rasa percaya diri dalam menjalankan hidupnya dan selalu meremehkan potensi dirinya.


Kesuksesan yang di dapatkan orang di sekitar kita bukanlah berawal dari tidur dirumah, nyantai sambil minum kopi, justru sukses yang mereka miliki karna mereka selalu berjuang keras tanpa kenal Lelah dan mereka percaya pada masa depan yang baik. 


Namun tidak sedikit orang yang salah menyikapi kesuksesan saudara di sekelilingnya, mereka menganggap jika ia lebih beruntung dari padanya, bahkan ada yang ektrim hingga menyalahkan Tuhan karena dirasa tidak adil padanya. 


Padahal Allah sangat adil pada kita, bukankah Allah memberi waktu yang sama pada mahluknya, bukankah Allah juga memberikan kesempatan yang sama, tinggal kita mau menyikapi dengan baik atau sebaliknya. Cara terbaik menyikapi kesuksesan orang lain adalah:


 Jangan Minder


Sukses tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, sukses membutuhkan kerja keras dan penuh ketekunan. Ketika kita melihat orang yang lebih sukses dari kita, janganlah kita berkecil hati dan merasa minder'


Yakinkan pada diri “Jika mereka bisa, kenapa kita tidak” mereka sukses karena selalu menganggap potensinya sangat luar biasa, sedangkan orang yang gagal selalu sibuk mencari alasan untuk meremehkan potensi yang dimilikinya. Perlu anda catat “tidak ada sejarahnya orang minder itu sukses”.


Ambil Sebagai Pelajaran Sukses Kita


Kesuksesan yang di bangun oleh orang lain, bukan berarti merobohkan kesuksesan yang kita bangun. Jika mereka lebih sukses dari kita, tidak ada salahnya jika kita belajar darinya. 


Bagaimana mereka membangun kesuksesannya?Bagaimana mereka menjalankan dan memperjuangkan kesuksesannya? Berapa kali mereka mendapatkan kegagalan dalam suksesnya? 


Mungkin pertanyaan itu akan membantu anda dalam menjalankan kesuksesan yang anda cita-citakan.


Jadikan Sebagai Evaluasi Diri


Cara terbaik untuk mengetahui sejauh mana kualitas kita adalah melihat orang yang seumuran  namun lebih sukses dari kita. 


Kalau anda mau membuka mata, maka kita akan melihat banyak sekali orang yang seumuran dengan kita jauh lebih berhasil dari diri kita. Apakah penyebabnya?

 

Tentu karena mereka lebih percaya diri mempersiapkan masa depannya. Sikap paling bijak menyikapi ketertinggalan kita dengan orang lain adalah mengevaluasi diri dan melakukan sesuatu hal yang baru yang lebih bermanfaat.


Proklamirkan Kesuksesan Anda


Setelah anda mengevaluasi diri, maka saatnya anda tanam hal positif dalam diri ini, seperti habis bangun tidur anda katakan pada diri sendiri “Saya memiliki potensi yang luar biasa dan saya layak untuk sukses”  atau anda proklamirkan diri anda sendiri. dan membacanya ketika semangat yang ada dalam diri sedang turun. Contohnya:


Saya, Moh Halil dengan ini menyatakan bahwa saya memiliki potensi diri yang luar biasa, dan hal yang berkaitan dengan minder, malas, serta sesuatu yang menghalangi kesuksesan maka akan saya lawan dengan tempo yang sesingkat-singkatnya


Setiap orang sebenarnya memiliki kesempatan yang sama untuk meraih kesuksesan. Hanya saja sikap kitalah yang berbeda ada orang yang mengambil kesempatan itu karena sangat percaya pada kemampuan dirinya dan ada pula yang takut mengambil kesempatan itu karena tidak percaya jika dirinya mampu melakukannya.


Saat kita tidak percaya pada kemampuan yang kita miliki, maka jangan harap orang lain akan mempercayai kita. Jangan pernah anda merendahkan kemampuan anda. 


Meski kita cenderung berfikir negatif seperti Underestimate (meremehkan kemampuan diri) namun janganlah kita membiarkannya berlarut-larut karna hal itu akan menghilangkan masa depan yang terbaik,


Suatu ketika, saya diberi amanah oleh guru saya untuk menangani adik kelas yang akan mengikuti lomba futsal se-kabupaten. 


Disaat latihan saya amati mereka sangatlah luar biasa, mereka bermain lepas layaknya pemain professional. Namun menjelang perlombaan sekolah kita melakukan uji coba terlebih dahulu dengan sekolah tetangga. 


Saya amati wajah mereka (adik kelas saya) yang mulai pudar seolah menampakkan jika mereka tidak yakin akan memenangkan pertandingan. Dan ternyata dugaan saya tepat. Dipertandingan uji coba itu kita kalah.


Setelah itu saya ajak adik kelas saya berkumpul dan mengevaluasi kekurangan. Sangat menarik ketika itu ada yang menyampaikan jika musuhnya bermain bagus dan timnya jauh dibawahnya. 


Usai mendengarkan semua keluhan itu saya berkata “Demi Allah kalian lebih bagus dari mereka, Cuma saja mereka sangat yakin jika mampu mengalahkan kalian dan kalian sebaliknya”. 


Setelah kejadian itu, mereka lebih percaya pada diri mereka.  Alhasil usai perlombaan tim kita mendapatkan juara tiga, meski bukan juara satu saya sangat bangga pada mereka karena mampu mengalahkan dirinya sendiri dengan cara merubah mindset berfikirnya.


Begitu dengan kita, kita gagal dalam hidup ini bukan karena kita yang lemah melainkan karena kita selalu meremahkan potensi yang kita miliki, jika kita percaya pada potensi yang kita miliki lalu berjuang dengan sungguh-sungguh maka tidak ada hadiah yang lain kecuali kesuksesan.