Cara Membuat Proposal Penyertaan Modal Bumdes

Membuat Proposal Bumdes.

Bagi anda seorang pengelola Bumdes tentu saja tidak akan jauh dari yang namanya membuat proposal penyertaan modal bumdes.

Dalam tulisan ini kita akan mempelajari bagaimana langkah membuat proposal penyertaan modal bumdes yang mudah.

Ada beberpa langkah yang bisa kita lakukan untuk membuatnya, namun sebelum kita memasuki langkah tersebut ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan.

Membuat proposal penyertaan modal Bumdes adalah keharusan bagi pengelola ketika ingin menyerap dana baik dari perintah pusat maupun pemerintah tingkat desa.

Alasan Membuat Proposal Analisa Kelayakan Usaha Bumdes 

Ada dua alasan yang perlu kita ketahui kenapa kita harus membuat proposal kelayakan usaha bumdes.

1. Sebagai alat atau kiblat perencanaan dan pencairan Bumdes yang kemudian diajukan kepada pemerintah desa.

2. Sebagai dokumen pendukung ketika mengajukan bantuan permodalan kepada pemerintah pusat maupun daerah.

Seperti yang telah kita bahas di atas bahwasan membuat proposal kelayakan usaha Bumdes adalah suatu kewajiban sebelum  proses perencanaan dan pencairan dilakukan.

Namun yang terjadi banyak sekali pengelola bumdes tidak mengetahaui cara membuat proposal penyertaan modal bumdes.

sehingga membuat beberapa bumdes melakukan pencairan dana tanpa disertai proposal kelayakan usaha yang akan dijalani oleh bumdes kedepan.

Apakah hal itu dapat dibenarkan?
Jika kita mengacu pada permendagri nomor 20 Tahun 2018 tentang pengelolaan keuangan desa bagian 3 pasal 28 ayat 4 dijelaskan jika penyertaan modal melalui proses analisa telebih dahulu.

Baca juga : 50+ PELUANG USAHA DI DESA BAGI PEMULA

Isi Proposal Bumdes

Ada beberpa hal yang harus diperhatikan dalam membuat isi proposal Bumdes, dalam membuatnya setidaknya memuat hal berikut:
1. Cover
2. Surat Permohonan Permodalan Usaha
3. Lakar Belakang
4. Rencana Kegiatan
5. Rencana Pemanfaat
6. Rencana Anggaran Biaya
7. Penutup
Baca Juga : Download Contoh Proposal Penyertaan Modal Bumdes

Lampiran Proposal Bumdes

Untuk dokumen lampiran yang harus disertakan meliputi:
1. Perdes tantang pendirian Bumdes
2. SK Pengurus Bumdes.
3. Anggaran Dasar Bumdes
4. Anggaran Rumah Tangga Bumdes
5. Berita acara musyawarah Desa
6. Bisnis Plan

Setelah anda membaca lampiran proposal mungkin sekarang anda bertanya apa itu bussines plan?

Sebelum saya menjawab perlu saya katakan bahwasannya seorang pengelola Bumdes seharusnya di isi oleh orang yang memiliki keinginan dan mengerti terkait bisnis.

Alasannya adalah ketika seorang pengelola Bumdes memiliki kemampuan tersebut mereka akan dengan mudah mengatur dan merencanakan bisnis dengan prosedur yang benar sehingga lebih mudah mengembangkannya.

Bussnis Plan

Bussnis Plan secara sederhana dapat kita artikan sebagai dokumen yang dibuat oleh pengelola bumdes untuk meyakin para pada investor bahwa usaha yang akan dilakukan akan mendapatkan keuntungan yang besar dan sangat prospek di pasaran.

Dalam bussnis plan akan memuat rencana jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang di dalam mengatur strategi dan permasalahan yang akan dihadapi kedepan. 

Namun membuat bussnis plan tidaklah semudah yang kita fikirkan dan tidak serumit yang kita bayangkan. Walaupun dalam prakteknya banyak kita temui pengelola bumdes yang gagal membuatnya.

Hal itu dikarenakan pengelola bumdes masih beranggapan jika memulai usaha yang dibutuhkan hanya action tidak perlu pikir panjang dalam menyusun rencana bisnis.

Manfaat Bisnis Plan Bagi Bumdes

Ketika kita membuat bussnis plan ada beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan. Berikut manfaat Bussnis Plan:
1. Mempermudah mencari tambahan modal
2. Membuat bisnis lebih fokus dan terarah
3. Dapat mempresiksi bisnis di masa depan
4. Memudahkan saat mengatur strategi dan permasalahan di masa depan
5. Dapat menaikkan level bisnis.

Cara Membuat Bussnis Plan

Setelah anda mengetahui manfaatnya mari kita mulai belajar bagaimana cara membuat bussnis plan ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan:

1. Memahami Usaha yang akan Dijalankan

Tentunya sebelum kita menjalankan usaha Bumdes kita harus memahami usaha yang akan kita jalankan, tidak mungkin kita akan mampu bersaing di pasaran tanpa kita mengetahui kelebihan dan kekurangan produk kita.

Oleh karenanya sebagai pengelola bundes anda dituntut untuk berinovasi dan tidak sembarangan dalam menentukan jenis usaha yang akan dilajalankan.

2. Membuat Latar Belakang

Dalam latar belakang yang perlu anda cantumkan adalah alasan mengapa anda akan menjalankan bisnis tersebut, kemudian manfaatnya bagi perekonomian, sosial serta bagi Bumdes itu sendiri.

3. Analisis Swot

Analis swot terdiri dari strengths yang artinya Kekuatan, weakness yang berarti kelemahan dan opportunities yang artinya (peluang/kesempatan) serta Threats yang berarti Ancaman.

Terkait kekuatan, dan kelemahan yang dilihat adalah produk barang atau jasa yang akan kita tawarkan hal ini melihatnya melalui kaca mata internal.

Sedangkan untuk peluang dan ancaman perlu kita lakukan anaslisa ketika kita akan atau sudah menjalankan usaha dengan melihat dari kaca mata eksternal.

4. Analisa Pasar

Analisa pasar sangatlah penting sebagai pendobrak kita saat melakukan penjualan baik barang atas jasa, dengan melihat pesaing, sasaran serta tren pasar yang sedang berkembang.

Selain itu analisa pasar juga akan digunakan untuk mencantumkan strategi pemasaran, pengembangan pasar seta langkah promusi sehingga produk kita lebih mudah dikenali oleh calon konsumen.


5. Analisa Oprasional dan Aspek Finansial

Dalam membuat Bussnis Plan juga harus menganalisa oprasional dan aspek finansial dengan cara melihat tempat yang strategis, pengawasan kualitas barang, dan penyusunan anggaran.

6. Membuat dengan optimis dan realistis 

Dalam membuat rencana bisnis kita harus optimis dan yakin jika usaha yang akan kita jalankan akan sukses dan berhasil. 

Selain itu kita juga harus menetapkan target secara realistis supaya lebih mudah dan bisnis kita lebih terukur. sehingga kita bisa menjalankannya dengan baik.

Jangan sampai kita terlalu berambisi sehingga melakukan segala cara untuk mendapatkan target yang telah ditetapkan tanpa mempertimbangkan dampak positif dan negatifnya terhadap bisnis kita.

Demikian cara membuat proposal penyertaan modal bumdes yang mudah di ACC. Semoga bermanfaat dan bisnis yang akan dijalankan bisa berjalan sukses.