Melatih Kemampuan Beradaptasi untuk Meraih Sukses yang Lebih Besar

Melatih Kemampuan Beradaptasi

Melatih kemampuan beradaptasi - Beradaptasi adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang dalam menata diri untuk menyesuaikan dengan kondisi dan situasi terbaik dalam hidupnya.

Orang yang ingin sukses maka harus memiliki kemampuan beradaptasi dengan siapapun dan dimanapun., Jika anda tidak bisa beradaptasi maka jangan harap diri anda akan diterima oleh orang banyak.

Oleh karena itu kemampuan beradaptasi harus dilatih dari diri kita sendiri. Dengan catatan beradaptasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Tahukah anda seekor bunglon? Ia merupakan reptil yang mampu merubah warna kulitnya seperti warna tempat yang ditempati, jika ia berada di tanah ia akan berwarna coklat, dan jika bunglon itu berada di dedaunan ia akan berubah warna menjadi hijau. 

Berkat kemampuannya tersebut ia bisa bertahan hidup, selamat dari predator-predator yang ingin memangsa dan mampu mengelabui mangsanya sendiri.

Banyak sekali di sekitar kita yang tak memiliki keterampilan layaknya seekor bunglon, betapa banyak kaum muda yang berhenti bekerja karena alasan tidak nyaman dengan rekan kerjanya, betapa banyak pemuda-pemudi yang meminta pindah sekolah karena tidak nyaman dengan teman sekolahnya, dan betapa banyak orang tutup usaha lantaran kalah dengan pesaingnya. 

Padahal, hal tersebut terjadi karena faktor ketidakmampuannya beradaptasi dengan lingkungannya. Adaptasi merupakan keterampilan untuk berubah dan diubah untuk menyesuaikan dengan kondisi yang terus berubah.

Perubahan yang terjadi sangatlah cepat, oleh karenanya kita dituntut untuk beradaptasi dengan cepat pula. Berkat perubahan tersebut, banyak hal menjadi tidak pasti, ketidakpastian kesuksesan usaha yang anda rintis, ketidakpastian anda akan berada di puncak, ketidakpastian karir dan lain sebagainya. 

Jika anda tidak bisa menyesuaikan diri anda dengan keinginan ‘pasar kehidupan’ maka ketidakpastian anda akan semakin tidak pasti. Bahkan kemungkinan terbesar diri anda akan dilindas oleh roda kehidupan.

Ingatkah anda dengan ponsel merk NOKIA? Nokia mengalami keruntuhan, atau kemerosotan pendapatan karena ketidakmampuan Stephen Elop sebagai CEO untuk beradaptasi dengan perubahan, ketika perusahaan lain sudah menggunakan Android, Nokia masih dengan pendirian akan menggunakan Windows Phone yang belum teruji. 

Alhasil Nokia dijual kepada perusahaan Microsoft dengan harga murah? Coba seandainya dari awal Nokia sudah menggunakan Android, pasti hal itu tidak akan terjadi. Namun sayangnya nasi sudah jadi bubur, semuanya sudah terjadi. Kisah ini mengajarkan kita betapa pentingnya beradaptasi dengan kehidupan.

Adaptasi merupakan sesuatu yang sangat penting dilakukan untuk mendapatkan kesuksesan jangka panjang” demikianlah yang dikatakan oleh Dale Carnegie di dalam bukunya yang berjudul Change For Success. 

Kemampuan kita dalam beradaptasi merupakan salah satu kualitas terbaik kita. Jika anda ingin memiliki kesuksesan jangka panjang, maka bermodal kaya tidak cukup, bermodal pintar tidak cukup, dan bermodal cantik atau tampan tidak cukup, melainkan yang terpenting adalah kemampuan anda beradaptasi dengan cara terbaik.

Namun sangat disayangkan kemampuan beradaptasi ini tidak mudah dimiliki oleh kaum muda, betapa banyak pelajar dan mahasiswa yang memiliki kemampuan intelektual yang mumpuni, bahkan banyak sekali mahasiswa yang sangat berprestasi di kampusnya, baik di dunia akademik maupun organisasi. 

Tetapi ketika ia kembali pada masyarakat di sekitarnya ia bagaikan singa ompong yang tidak ada bedanya dengan masyarakat awam. Atau dengan istilah yang lebih sederhana ia kelihatan asing di mata masyarakatnya.

Siapapun diri anda, itu tidak penting, karena yang terpenting dalam hidup adalah apa yang anda lakukan untuk meraih kesuksesan jangka panjang, sukses jangka panjang berarti kesuksesan tiada batas, alias sukses dunia dan akhirat. 

Untuk mencapai ini anda memerlukan beberapa keterampilan diantaranya adalah keterampilan diri untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Orang yang pandai beradaptasi tidak mungkin memilih teman bergaul, ia bergaul dengan siapa saja untuk menabur kebaikan. Orang yang pandai beradaptasi akan dicintai oleh banyak kalangan. Sebagaimana Rasulullah yang dicintai oleh pengikut dan musuh beliau.