Catat, Ini Bulan Yang Baik Untuk Menikah Menurut Islam

Mencari bulan yang baik untuk menikah biasanya dilakukan oleh kedua belah pihak baik keluarga perempuan dan keluarga dari pihak laki-laki yang sudah melamar pasangan hidupnya.

Dari proses memilih pasangan hidup dengan cara mengenali ciri-ciri wanita yang tidak layak dinikahi sampai memahami beberapa golongan wanita yang dilarang dinikahi. tentu menentukan bulan baik untuk akad nikah merupakan keharusan.

Sebenarnya tidak ada bulan yang tidak baik, hanya saja dalam islam menganjurkan kita untuk menikah di bulan-bulan tertentu.

Baca juga: Cara Ta’aruf yang Baik Merurut Islam Lengkap Dengan Dalilnya

5 Bulan yang baik untuk menikah dalam Islam

Bulan yang baik untuk menikah

Dalam Islam sebenarnya tidak ada larangan di waktu tertentu untuk menikah, hanya saja ada beberapa bulan yang dianjurkan untuk melangsungkan pernikahan.

Namun sebelum anda menikah alangkah lebih baiknya anda memahami hak dan kewajiban suami istri serta memahami pula syarat dan rukun nikah.

Berikut bulan yang dianjurkan untuk melangsungkan pernikahan:

1. Bulan Rabiul Awal

Bulan arab yang baik untuk menikah adalah bulan rabiul awal, karena dibulan ini merupakan bulan kelahirannya baginda Rasulullah.

Selain itu di bulan Rabiul Awal tepatnya  pada tanggal 10  Rasulullah melangsungkan pernikahannya dengan istri tercintanya yakni Siti Khadijah.

2. Bulan Syawal

Bulan yang baik kedua adalah Bulan Syawal. Di bulan ini Rasulullah menikah dengan siti Aisyah sehingga para ulama menganjurkan menikah di bulan ini

3. Bulan Muharram

Di bulan muharram biasanya orang akan dilarang menikah karena menganggap bulan yang tidak baik untuk menikah, apakah tuduhan itu benar? Tentu saja tidak, karena tidak memiliki landasan dalam agama Islam.

Seperti yang kita ketahui bahwasannya Rasulullah menikah dengan  Ummu Habibah Ramlah binti Abu Sufyan dan di Bulan ini pula Rasulullah menikah dengan Shafiyyah binti huyay bin Akhtab.

4. Bulan Safar

Bulan Safar menjadi saksi bisu antara cinta Siti Fatimah binti Rasulullah dan Sayyidina Ali. Oleh karenanya bulan safar menjadi salah satu bulan yang dianjurkan untuk menikah karena Rasulullah menikahkan anaknya di bulan tersebut.

Walau demikian banyak sekali orang yang berpendapat menikah dibulan ini merupakan sesuatu yang tidak diperbolehkan.

5. Bulan Dzulqa’dah

Bulan terakhir yang dianjurkan untuk menikah adalah bulan Dzulqa’dah, bulan ini Rasulullah menikahi Zainab binti Jahsyi bin Royab dan juga Maimunah binti al-Haris.

Sebagai catatan penting: tidak ada bulan yang dilarang untuk menikah, yang ada semua bulan baik untuk melangsungkan tali cinta antara dua Insan. 

Yang dilarang dalam Islam hanya laki-laki dan perempuan berduaan tanpa status pernikahan. 

Itulah bulan yang baik untuk menikah dalam Islam yang mungkin bisa menjadi referensi bagi kita yang akan segera melangsungkan pernikahan.