Cara Manajemen Waktu Yang Baik Dalam Kehidupan Sehari-hari

Cara Manajemen Waktu

Cara Manajemen Waktu - Kita hidup di dunia ini selain mendapatkan nikmat  iman dan kesehatan kita juga diberikan nikmat waktu, dengan waktu ini kita bisa melakukan apapun yang kita inginkan, seperti berinteraksi dengan Allah (ibadah), berinteraksi dengan orang lain, berinteraksi dengan diri kita sendiri dalam artian kita menyibukkan membenah diri. 

Cara manajemen waktu mengajarkan kita untuk terus mencoba menjadi pribadi yang baik, untuk terus mencoba mengevaluasi keseharian kita, sudah semakin baik atau malah sebaliknya. bahkan ada pribahasa yang mengatakan “Waktu adalah pedang” jika engkau tidak bisa memanfaatkan dengan baik maka pedang itu akan mengupas diri kita sendiri.

Membuat manajemen waktu dengan baik merupakan salah satu syarat untuk menciptakan kehidupan yang efektif. Hidup kita tergantung dari sudut pandang kita terhadap waktu. 

Orang yang berhasil memanajemen waktunya sebagai proses hidup yang tidak boleh disia-siakan begitu saja, bahkan sedetikpun jangan! 

Mereka berfikir jangan sampai waktunya kosong tanpa aktivitas yang berarti bagi hidupnya. Mereka menyibukkan diri untuk masa depannya yang baik, dengan menciptakan karya-karya yang mampu merubah hidupnya dan orang-orang yang ada di sekitarnya.

Kita diberikan waktu yang sama dalam sehari yakni 24 jam. Diberikan hari yang sama dalam seminggu yakni 7 hari, diberi minggu yang sama dalam sebulan, yakni 4 minggu dan diberi bulan yang sama dalam setahun yakni 12 bulan. 

Meski waktu yang diberikan sama, namun hasil yang didapatkan amatlah berbeda ada orang yang sukses dan ada pula yang gagal. Yang membedakan keduanya adalah bagaimana cara manajemen waktu dalam keseharian. 

Ada orang yang menyibukkan dengan hal yang produktif yang akhirnya membuatnya sukses, ada pula orang yang menyibukkan dengan sesuatu yang sia-sia yang akhirnya dipecundangi oleh kehidupan (gagal).

Sementara itu umur kita terhitung mundur dari yang telah Allah tetapkan, jika usia yang ditetapkan hanya 60 tahun dan sekarang anda usia 20 tahun maka sisa umur anda di dunia ini hanya 40 tahun, jika yang Allah tetapkan hanya 25 tahun sedangkan anda sekarang usianya 20 tahun maka sisa umur anda yakni 5 tahun. 

Dan begitu seterusnya. Namun, Allah sangat baik sama kita, dengan cara merahasiakan pada usia berapa kita akan dipanggil oleh-Nya. Dengan begitu kita bisa bekerja dengan keras.

Kata-kata Manajemen Waktu

Maka dari itu tidak ada yang lebih utama yang bisa kita lakukan kecuali menabung kebaikan sebagai bekal kematian kita dengan cara manajemen waktu dengan baik.

Sayangnya, dalam proses menabung kebaikan tidaklah semudah yang kita bayangkan, banyak sekali rintangan yang datang menghadang, diantaranya, seringnya kita menunda-nunda melakukan kebaikan, padahal ketika kita menunda waktu tersebut, sebenarnya kita sedang menumpuk beban penderitaan. 

Pemuda yang baik mereka jarang, bahkan tidak pernah menunda untuk melakukan kebaikan, karena mereka sadar jika dirinya sedang berpacu dengan waktu yang terus bergerak. Sebagaimana sabda Rasulullah: 

“Bila kamu berada pada waktu sore, maka janganlah menantikan waktu pagi dan jika engkau berada di waktu pagi janganlah engkau menantikan waktu sore, pergunakanlah masa sehatmu untuk menyongsong masa sakitmu, dan pergunakanlah masa hidupmu untuk menyongsong saat kematianmu.” (H.R. Bukhari)

Mari kita renungkan jatah waktu yang kita lewati selama ini. Berapa lama kita menghabiskan waktu kita untuk ibadah kepada Allah? Berapa lama kita habiskan waktu kita untuk belajar? 

Berapa lama kita habiskan waktu kita untuk bekerja? Dan berapa lama kita habiskan waktu kita untuk bermain-main tidak jelas? Mungkin paling lama kita ibadah sekitar 1,15 jam sehari, belajar atau bekerja paling lama anda habiskan 8 jam sehari sedangkan untuk tidur sekitar 8 jam sehari lalu sisa waktu yang anda miliki untuk apa? 

Orang bijak tahu bagaimana cara memanajemen waktunya dengan baik sehingga mampu menghasilkan sesuatu yang sangat bermanfaat untuk generasi selanjutnya.

 Langkah-langkah Manajemen Waktu

Nasihat Manajemen Waktu

Lantas bagaimanakah caranya supaya waktu kita bisa efektif dan bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat? Sederhana sekali, yang harus kita lakukan adalah

1. Ubah Persepsi Anda Terhadap Waktu

‘’Waktu adalah uang’’ merupakan persepsi yang di bangun oleh orang barat yang tidak sedikit diadopsi oleh pemuda muslim di dunia ini, memang persepsi tersebut tidaklah salah namun jika kita mau mengkajinya lebih jauh persepsi itu kuranglah tepat.

Jika ditanam pada diri ini, karena kita hidup di dunia ini tidak semata-mata untuk mengumpulkan kekayaan, kita hidup lebih daripada itu. Yakni, mendapatkan Ridha Allah SWT.

Apalagi kita menganggap waktu muda adalah waktu senang-senang, waktu foya-foya, dan waktu untuk main-main, maka keseharian kita akan disibukan dengan apa yang kita persepsikan pada diri ini. 

Jika anda memiliki persepsi meja merupakan tempat menulis maka selamanya anda akan memperlakukan meja itu untuk menulis sampai anda merubah persepsi yang anda bangun dalam diri anda. 

begitupun waktu kita, jika kita membangun persepsi terhadap waktu yang salah maka kita akan memperlakukan waktu itu dengan salah pula.

Maka dari itu ubahlah persepsi anda, waktu bukan hanya uang, waktu bukan untuk digunakan sebagai senang-senang, bermain-main, karena waktu kita jauh lebih berharga daripada itu. 

Waktu kita merupakan sarana untuk ibadah kepada Allah SWT. Apabila persepsi itu mampu kita bangun dalam diri kita, maka setiap aktivitas sehari-hari kita akan  diniatkan untuk ibadah kepada Allah. Ingat ini!.  Persepsi yang positif akan berdampak positif.

2. Perencanaan Aktivitas

Kata Bijak Manajemen Waktu

Setelah anda membangun Persepsi yang tepat selanjutnya buatlah rencana aktivitas anda, tanpa rencana kegiatan keseharian anda tidak akan jelas, tanpa perencanaan semakin besar waktu anda akan dibuang sia-sia dan tanpa perencanaan kita akan kesulitan untuk menggapai impian. Maka dari itu buatlah rencana harian, mingguan atau tahunan anda.

Dengan adanya rencana tersebut maka kita dilatih untuk mendisiplinkan diri dalam memanfaatkan waktu yang ada. 

Namun yang jelas rencana yang kita buat tidak selamanya berjalan lancar, tergantung situasi dan kondisi setiap harinya. 

Saya yakin jika anda memiliki cara memanajemen waktu yang terbaik. Silahkan anda tulis rencana hidup anda lalu tempelkan di kamar, kontrakan atau dimanapun yang sekiranya mudah untuk anda lihat sehingga rencana tersebut menjadi control tersendiri bagi kita untuk menjalani hidup yang lebih baik.

3. Laksanakan Rencana dengan Baik

Setelah anda membuat rencana hidup selanjutnya yang perlu anda lakukan dalam melaksanakan rencana tersebut dengan sebaik-baiknya. tanpa action rencana yang anda buat merupakan sampah bagi hidup anda namun dengan action rencana akan menjadi berkah bagi anda. 

Banyak sekali orang di sekeliling kita yang sangat pandai membuat rencana namun sangat buruk ketika melakukannya. Alhasil apa yang direncanakannya hanya menjadi coretan-coretan yang tak bernilai apa-apa.

Melaksanakan rencana merupakan bukti jika kita tidak menyia-nyiakan waktu yang kita miliki, dengan melaksanakan rencana berarti kita melangkah menuju target yang telah kita buat. 

Saya punya target setiap hari harus melahirkan sebuah tulisan, maka kegiatan harian saya akan mengarah pada target yang saya buat. Tulisan-tulisan yang saya buat tiap hari merupakan langkah saya untuk menuju target tersebut.

Baca Juga:

Nasehat Hidup : Jangan Bosan Mengasah Potensi Diri

Tips Mencari Teman Yang Baik Supaya Semangat Hidup

Nasehat Hidup: Anak Muda Sibuklah Mengasah Potensi Diri

Nasehat Hidup: Cara Menghadapi Bahaya Lingkungan Toxic